Pola Ekor Murai Batu – Seperti yang kita ketahui bahwa burung murai batu hampir ada disetiap daerah seperti Medan, Sumatera, Kalimantan, Papua, Jawa dan masih banyak daerah lainnya.

Dan hampir disetiap daerah memelihara burung murai batu untuk diternakkan agar menghasilkan anakan murai batu untuk dipelihara sendiri maupun dijual kepada pencinta murai batu.

Seringkali kita lihat di group jual beli facebook, burung murai batu dijual dengan diberi keterangan asal burung tersebut seperti Medan, Kalimantan, Aceh, Nias dan sebagainya. Bisa saja si penjual berbohong tentang asal burung murai batu tersebut. Karena sangat sulit untuk membedakan murai batu tersebut berasal dari mana.

Tetapi kali ini saya akan membantu mengetahui asal daerah murai batu berdasarkakn pola ekor murai batu tersebut.

Setiap murai batu mempunyai ciri khas pada pola ekornya berdasarkan daerah asal murai batu tersebut. Jadi teman-teman yang sedang ingin membeli murai batu, jangan asal percaya saja terhadap penjual. Teman-teman bisa mengenali pola ekor murai batu untuk  mengetahui asal murai batu tersebut darimana.

Pola Ekor Murai Batu

Gambar diatas adalah pola ekor murai batu berdasarkan daerah asal murai batu tersebut.

Berikut ini adalah ciri-ciri murai batu berdasarkan pola ekor murai batu.

1. Murai Batu Medan

Pola Ekor Murai Batu Medan

Tanda ekor setengah dari pangkal ekor berwarna hitam dan setengah dari ujung ekor berwarna putih.

– Memiliki bentuk ekor tipis dan memanjang sampai dengan 22 – 30 cm
– Memiliki suara yang keras dan lantang
– Mentalnya kuat dan pemberani

2. Murai Batu Lampung

Pola Ekor Murai Batu Lampung

Mirip dengan murai batu Medan, namun perbedaannya panjang dari kedua ekor murai batu tersebut.

– Mempunyai ekor lebih pendek dan kaku daripada jenis murai batu lainnya.
– Kicauannya luar biasa dan bisa meniru kicauan jenis burung lain.
– Kicauannya berulang-ulang, namun suaranya terdengar merdu dan kencang.
– Memiliki ekor dengan panjang 12 -18 cm.

3. Murai Batu Aceh

Pola Ekor Murai Batu Aceh

Tanda ekor memiliki corak hitam lebih sedikit dan didominasi corak putih pada ujung ekor.

– Memiliki panjang ekor 19 – 30 cm.
– Memiliki suara ngerol panjang dan gemar mengeluarkan suara nembak.
– Memiliki mental petarung cukup baik.

4. Murai Batu Nias

Pola Ekor Murai Batu Nias

Ekor memiliki warna hitam cerah.

– Panjang ekor 17 – 25 cm.
– Memiliki power kicauan keras.
– Mental kuat.
– Bisa menirukan suara burung lain.

5. Murai Batu Borneo/Kalimantan

Pola Ekor Murai Batu Borneo Kalimantan

Dominan warna putih, setengah putih hitam, sedikit hitam.

– Panjang ekor 7 – 15 cm.
– Memiliki karakter suara yang bagus.

6. Murai Batu Lempuyang

Pola Ekor Murai Batu Lempuyang

Ekor terlihat hitam pekat, namun terdapat sedikit corak putih kecoklatan di ujung ekor.

– Panjang ekor 18 – 22 cm

7. Murai Batu Lasia

Pola Ekor Murai Batu Lasia

Hitam pada ekor murai batu Lasia lebih dominan daripada corak putih.

– Panjang ekor 13 – 18 cm.

8. Murai Batu Sinabang

Pola Ekor Murai Batu Sinabang

Memiliki corak hitam pekat dan hampir tidak kelihatan corak putihnya. Corak murai batu Sinabang hampir sama dengan murai batu Nias.

– Panjang ekor 12 – 16 cm.

Itulah cara membedakan murai batu berdasarkan pola ekor murai batu berdasarkan daerah asal. Semoga cara ini bermanfaat dan menambah ilmu bagi penggemar murai batu.

Baca juga: 7 Cara Merawat Murai Batu Yang Benar Biar Gacor

Komentar

Komentar